Jumat, 18 Mei 2012

ketika blogger malas blogging ~,~"

Sepertinya ada titik kejenuhan yang menghinggapi saya beberapa hari ini. Saya jadi malas untuk menulis artikel 3 hari ini. Sehingga jurus terapan senam kegilaan jemari yang saya usung tidak berguna 3 hari ini.


Namanya juga manusia yang tidak suci. Dibalik kegigihan saya posting beberapa hari sebelumnya terdapat rasa kebosanan yang siap menerkam. Saya benar-benar malas untuk blogging. Bahkan sekedar untuk menyentuh jerawat diatas keyboard. Untuk 3 hari terakhir ini saya tidak menulis sama sekali. Terus 2 artikel terakhir? Sudah saya tulis dan persiapkan dari hari sebelumnya. Sehingga tinggal saya luncurkan saja.

Penyakit seperti ini biasanya terjangkit kepada mereka yang jenuh. Berbagai alasan bisa menjadi faktornya. Kejenuhan aktivitas offline membuat saya tidak bersemangad. Sejatinya blogging bisa jadi bahan refreshing. Tapi tujuan saya blogging tidak sepenuhnya buat refreshing melainkan mencari dan berbagi pengalaman. Jadi saya memilih untuk melakukan hal yang lain.

Memang sulit sekali untuk menjadi blogger yang konsisten. Kelelahan aktivitas offline yang aneh-aneh adalah penyebabnya. Dan kelelahan itulah yang menjadi penyebab utama kemalasan. Sudah lelah, mata masih dipaksakan untuk melihat monitor. Disamping masalah tampilan blog yang kurang mengena di hati. Sedangkan bagi yang lain memiliki alasan yang berbeda-beda.

Ada yang karena bisnis di blognya kurang meyakinkan. Ada yang karena terjejali dengan aktivitas online. Ada yang karena pusing memikirkan tagihan internet. Ada yang karena tampilan blog yang kurang srek di hati.

Sebenarnya saya memiliki beberapa adonan untuk menulis. Entah setiap karangan kata-kata yang saya rangkai di toilet umum tidak ada yang berfungsi saat saya melapor ke piranti online tercinta. Semuanya buyar bagai diterjang ombak tsunami.

Itulah kerugian dari virus super parah ini. Bahkan saya berpikir kemalasan dalam blogging ini jauh lebih mematikan daripada kehabisan ide. Tapi untung hari ini agak bersemangad lagi. Satu hal yang paling membuat kemalasan ini bermanfaat. Tidak ada lagi blogwalking gaya kentut. Hanya blogsleeping di rumah.

faktor jenuh plus anti jenuhnya

Siapa yang tidak pernah merasa jenuh dalam kehidupan sehari-hari ? Hanya manusia yang sempurna (nggak ada yang pasti) yang tak pernah merasakan kejenuhan. Karena pada dasarnya kejenuhan adalah momen yang pasti akan dilalui manusia. Baik itu kejenuhan dalam belajar, bekerja, aktivitas rutin, relationship, tugas seabrek dan sebagainya. Faktor apa saja yang menyebabkan kejenuhan? Terus bagaimana mengatasi kejenuhan yang sering kita alami? 

Caranya mudah kok! Menghindari semua faktor yang bisa membuat Anda jenuh (semua orang juga tahu). Atau setidaknya mengurangi berbagai macam hal yang bisa membuat Anda jenuh. Jenuh itu bisa saya artikan sebagai suatu hal yan penuh, padat merayap dan membosankan. Kejenuhan bisa terlihat dari tingkah laku seseorang yang tidak semangat, ekspresi wajah yang tidak biasa, sikap yang berubah dan biasanya kebanyakan mengeluh.

Menurut pengalaman saya pribadi banyak sekali faktor yang mempengaruhi kejenuhan. Diantaranya : hilangnya motivasi, kegiatan yang monoton, tak tercapainya suatu tujuan, tidak kondusifnya lingkungan, terlalu banyak kerjaan, dan berada dalam tekanan berlebihan. Dan alhamdulillah saya termasuk orang yang sangat sering dan mudah jenuh (#eeaaa...ahahaha).

Bagi saya pribadi cara terbaik mengurangi dan menghilangkan rasa jenuh adalah dengan melakukan suatu hal saya suka dan keluar dari rutinitas harian. Misal, kalau saya lagi jenuh Online, entah itu ketika terjangkit virus malas blogging, social network, PTC dan kegiatan online lainnya saya lebih memilih untuk mematikan piranti online dan menguburnya sementara dalam lemari.

Saya lebih memilih mengerjakan pekerjaan rumah atau ngelayap entah kemana. Begitu pula sebaliknya, kalau lagi jenuh dengan rutinitas offline saya lebih memilih untuk online di forum, jejaring sosial, kadang blogging dan seabrek kegiatan di depan pelataran Laptop.

Selain itu, melakukan kegiatan yang di luar kebiasaan juga bisa menjadi sebuah solusi. Misal yang tadinya tidak biasa mengurusi tanaman di rumah, sekarang sering ikutan nyiram, ngasih pupuk dan melakukan pemisahan tunas. Hal ini diharapkan bisa menjadi variasi baru dan juga memperoleh semangat baru dalam beraktivitas. Terkadang juga ada efek kangen yang muncul ketika kegiatan yang menjenuhkan itu cukup lama kita tinggalkan.

Jangan jadikan kejenuhan menjadi alasan bagi kita untuk keluar dari tanggung jawab. Misal gara-gara tugas kuliah seabrek, kita tinggalkan karena kita jenuh menghadapi itu semua. Biasanya karena tekanan deadline, bosan melihat tugas banyak dan itu-itu saja. Cara yang bisa dipilih adalah dengan mengerjakan tugas sambil mendengarkan lagu. Memilih tempat untuk mengerjakan tugas yang lain. Mencari cemilan dan minuman favorit dalam mengerjakan tugas. Dan menyelingi mengerjakan tugas dengan kegiatan kecil yang tidak mendominasi tanggung jawab utama kita (biasanya disambi PB malah kelupaan ngerjain tugas...#eaaaa).

Mengurangi tekanan juga bisa menjadi solusi jitu mengurangi kejenuhan. Misal dengan sesekali menganggap rutinitas dan tugas-tugas kita sebagai hobi dan kebutuhan bukan sebagai kewajiban. Sehingga kita merasa perlu melakukan itu karena akan memberikan efek bahagia, bukan karena tekanan yang jika tidak dilakukan akan membawa masalah. Tapi tetap ingat, untuk tidak terlalu menyepelekannya.

Ada lagi cara lain yang sering saya terapkan, yaitu pergi ke tempat luas seperti pantai dan kebun untuk menghirup udara bebas. Memandang jauh ke tempat yang jauh agar kita mampu memandang luasnya dunia dan melepas pandangan dari huruf dan angka yang membuat kita sumpek. Dan yag jelas membuat kita makin bersyukur atas nikmat yang telah Tuhan berikan sehingga kita masih diberi kesempatan sampai saat ini untuk menikmati hidup.

Semoga beberapa faktor dan cara mengatasi kejenuhan ini berguna khususnya bagi saya sendiri (takutnya Omdo) dan umunya bagi yang baca. Semoga kejenuhan kita hilang dan timbul semangat baru dalam beraktivitas. Have a nice day !!!

Short Story 4 Us , Antara Cinta dan Persahabatan..

Aku masih terpaku menatap lekat-lekat sosoknya.Seorang gadis yang sebaya denganku, yang telah cukup lama menjadi teman akrabku.Aku pun hampir tidak mengingat, bagaimana kami bisa saling mengenal dan berlanjut menjadi seorang sahabat.Ya, sahabat. Sesuatu yang spesial bagi tidak sedikit orang.Sosok yang selalu ada saat kau jatuh hingga kau telah berada di atas angin.

Keisya.Merupakan panggilan akrab untuknya.Dikatakan dewasa, dia sungguh kekanak-kanakan.Disebut penyabar, tidak selalu seperti itu keadaannya. Namun entah karena hal apa aku sanggup berlama-lama di dekatnya. Waktu satu jam bukan lagi waktu yang cukup memuaskan bagi kami untuk saling bercerita dan berkeluh kesah. Mulai dari segala hal yang sedih, aneh, lucu, keren menurut versi kami, dan banyak lagi hal-hal tak penting yang kami bahas.
‘Sahabat Selamanya’

Sekiranya itu adalah ikrar setia kami untuk terus bersama hingga tangan Tuhanlah yang memisahkan. Jika kalian pernah membaca sebuah novel Firefly Lane karya Kristin Hannah, kalian pasti akan menemukan dua tokoh yang telah membuktikan kesetiaan janji mereka. Janji untuk bersahabat selamanya.Terlalu berlebihan memang, jika kami harus disejajarkan dengan kedua tokoh istimewa itu, Tully dan Kate. Namun, dalam segala situasi yang penuh dengan kecambuk akan kelabilan ego kami masing-masing, kami mencoba untuk bisa memenuhi janji kami sabagai sahabat selamanya.

Hingga semua itu berubah keadaannya.Terjadi begitu saja.Dan berhasil menghancurkan semuanya dalam sekejap.Tepat di pertengahan Oktober lalu, semua itu kepahitan berawal dan sebuah hubungan yang erat pun berakhir.Penghianatan.Sebuah kata kunci yang terasa pantas untuk disandang.
*******

“Sya,…….”. tiba-tibaKeisya datang padaku dengan berderai air mata. Seperti biasa, ia meletakkan kepalanya di pundakku.
“Ada apa, Kei? Cerita aja, nggak usah kaya begini lah”.
“Kak,….”. ucapnya menggantung. Tampak keraguan darinya untuk bicara.
“Iya, Dik… Ada apa?”
“Dia jahat, Kak… -hikshikshiks L-“, ucapnya terisak.
“Maksudmu?”
“Farhan mutusin aku, Kak”.
“Apa?Bagaimana bisa?Awas aja kalau aku ketemu ama dia. Huh!” seruku geram penuh umpat pada Farhan.“Memang apa yang sudah terjadi?Kalian bertengkar?”
Keisya hanya terdiam.Isaknya terdengar makin dalam.Makin perih menusuk relung batinnya.“Baiklah, kalau kamu nggak bisa cerita nggak apa-apa.Tapi ingat ya, aku selalu ada buat kamu”, ucapku berusaha menghiburnya.
“…. J….”. ia hanya tersenyum dan menatapku mendalam. “Terimakasih Rasya. Terimakasih”, ucapnya diiringi dengan jatuhnya bulir-bulir bening pada pipinya.
“Yang penting kau bahagia, Dik. Bukankah kita akan menjadi sahabat selamanya?”.
“Untuk sahabat sejati selamanya”, sahut Keisya sambil mengaitkan kelingkingnya pada kelingkingku.Tampak sebuah senyum tersungging di wajahnya.Ia tampak manis, meski aku tahu ia tengah membohongi dirinya sendiri dengan senyumnya yang penuh kegamangan saat ini.
******

Hari-hari muram buat Keisya telah berlalu.Dapat terlihat lagi auranya yang periang dan senyumnya yang menggoda. Dengan centilnya ia menghidupkan suasana di kelas kami. Mungkin, itu salah satu alasan mengapa aku rela menjadi sahabatnya.
“Wah, lagi seneng ni ye…”, godaku padanya.
“Maksud kak Rasya apa sih?Dateng-dateng langsung nyeplos begitu? Plis deh,…”, timpalnya padaku.
“Sepertinya ada sesuatu nih. Makanya si putri ini lagi doyan nyegar-nyegir nggak jelas”.
“Emang menurut kakak begitu ya?” ujarnya tanpa menatap aku, sambil nyegar-nyegir tak jelas.
“Inggih, Sayang…. Emang ada apa toh? Cerita dong”.
“Rasya tahu Bramasta kan?”
“Emang kenapa?”
“Orangnya perhatian ya, Kak. Baaaiiikkk banget”

Aku sangat terkejut akan apa yang baru saja dikatakan Keisya. Entah aku merasa ada sesuatu mengganjal di hatiku.Ada serpihan rasa tak rela yang menghujam dada.Seketika lidahku kelu. Tanpa ingin membuatnya kecewa akan responku yang tidak cukup baik, ku lemparkan senyum padanya. Berharap ia tak menyadari akan adanya kegamangan dalam hatiku.
*****

Mulai saat itu, Keisya tak lepas dari topic yang membahas tentang Bramasta.Anak laki-laki di sekolah kami yang bisa dikatakan tenar. Berperawakan tinggi, putih, bermata sedang, dan jika tersenyum maka akan timbul sebuah cekungan di sudut pipinya. Dan semenjak hari itu pula, waktu malamku terasa panjang dan melelahkan.Bramasta adalah kawanku saat kelas 4 SD dahulu. Kedua orangtua kami pun sudah cukup mengenal.Tak jarang Ibu mengundang mereka –Bramasta dan keluarga- dalam setiap acara penting keluarga kami, begitu juga sebaliknya.Kami tergolong dekat, walau kini pada nyatanya hubungan kami semakin merenggang. Bahkan jika aku menceritakan hal ini pada teman-teman di sekolah ku kini, sungguh mereka akan benar-benar tidak percaya. Mustahil untuk dapat dipercaya oleh mereka.Tak apalah, sempat mengenal bahkan mejadi kawannya pun jadi hal istimewa buatku.Dan semua yang telah terjadi  antara aku dan Bramasta seakan sudah cukup memberikan alasan untuk menumbuhkan rasa kagum dari ku untuknya.

Dengan terus melajunya sang waktu, rasa kagum itu kian menjalar, merambat dan bersarang ke dalam ruang-ruang kosong di benakku.Semakin lama, semua rasa itu kian mendalam. Dan kini, . . . .tepat dihadapanku. Seorang gadis yang telah kuanggap bak saudara, menceritakan sosok Bramasta dengan binar-binar kekaguman yang tampak di matanya.
“Apa kamu mengagumi, Bramasta?” tanyaku tiba-tiba pada Keisya.Semua terasa terlontar begitu saja dari mulutku.

Keisya diam., tersenyum dan melempar pandangannya pada goresan putih yang menggantung di langit biru yang gagah. “Menurutmu Rasya? Apakah seperti itu adanya?” ucapnya kemudian. Tergores sebuah senyum dari bibirnya.
*****

Entah untuk yang ke-berapa kalinya aku membolak-balikkan tubuhku di atas ranjang.Nyanyian jangkrik terdengar makin lantang, seiring dengan terhentinya suara riuh manusia yang rutin terdengar di pagi hari. Dari balik jendela, cahaya bulan telah memberi warna perak pada pepohonan di luar sana. Lambaian tirai-tirai di kamarku seakan mengabarkan bahwa sang angin darat telah menjaga nelayan-nelayan yang tengah memulai harinya demi sepincuk nasi. Ku lempar pandangan pada jam dinding yang menggantung di seberang ranjangku. Pukul 02.00.Hingga saat ini kedua mataku enggan terpejam, walau perihnya mata ku rasa sudah.Kata-kata Keisya pagi tadi masih terngiang jelas dalam anganku.“Ah, aku tak boleh seperti ini. Pun tak ada guna aku mementingkan hatiku sendiri.Toh, Bramasta tak memiliki perasaan apapun padaku. Bukankah cinta tak harus memiliki?” batinku lirih.Cinta.Inikah rasanya?Sesuatu yang selalu terdengar indah, magis, dan luar biasa, telah menjangkit diriku.Sesuatu yang selalu dibuat istimewa oleh para pengarang maupun penyair. Tapi,… mengapa semua seperti ini? Terasa sakit, berat, dan memilukan.Makin meracuni alam pikiranku yang kalut.Sungguh buruk kenyataan cinta yang sesungguhnya.Namun semua kembali pada satu pertanyaan singkat, “Pantaskah aku merasakan cinta saat ini?”
*****

“Sya,…Rasya!” panggil Nadine tergopoh-gopoh.
“Ada apa?Santai aja lagi, nggak usah lebay sampai mengos-mengos begitu”.Ucapku sekenanya.
“hosh.. hosh..  Itu…hosh hosh… emmm, i..ttu lho…” ucapnya tak jelas sembari mengatur napasnya yang tersengal-sengal.
“Hadeh, ngomong apa to, Mbak yu… atur napas dulu dah, tenang”.
Dalam waktu sepersekian detik, Nadine kembali bernapas normal. “Kei,….Kei,.. Kei, Rasya..”
“Kei? Ada apa? Kenapa Keisya?” responku panik seketika.
“Dia lagi berantem di kantin. Anak-anak malah pada nyorakin mereka, ngomporin gitu-….”
“Oke, makasih”.Responku singkat dan segera berlari ke arah kantin.Walau aku tahu bahwa Nadine belum selesai bicara tadi. Aku harap ia tidak marah dan bisa mengerti.
Gerombolan anak laki-laki dan perempuan riuh, membentuk formasi lingkaran tak beraturan. Mereka meneriakkan nama Kei dan Teressa. Segera ku berlari menuju kerumunan dan beradu badan dengan yang lainnya agar aku dapat menempati posisi terdepan. Begitu sampai di barisan depan, dapat ku lihat Kei dan Tere yang saling menjambak. Wajah mereka berdua merah padam, sama-sama terbakar emosi menggebu.Tak membuang waktu aku menuju ke tengah-tengah berharap dapat melerainya.
“Hei, hentikan!Hentikan semua ini!” teriakku cukup keras.Sialnya suaraku kalah terdengar daripada teriakan masal yang tengah mendukung jagoan mereka yang tengah bertanding.
‘Bruak!!!’

Aku jatuh tersungkur saat aku berusaha menengahi mereka berdua. Tangan Tere mendorong tubuhku keras secara tidak sengaja –mungkin memang tak sengaja, aku tak tahu-. Keisya menatapku yang merintih lekat-lekat.Ia melepaskan diri dari rengkuhan tangan Tere, dan bergegas menghampiriku. Masih dengan wajah yang merah padam, Tere mentap aku dan Keisya bergantian.Tatapan yang seakan bermakna, aku-akan-memberikan-pelajaran-yang-lebih-dari-ini-anak-bau-kencur. Ia berlalu dengan senyum puas karena merasa telah menang atas Keisya.
“Kamu nggak apa-apa, Rasya?”
“Yang seharusnya Tanya itu aku, Bodoh. Kamu nggak apa-apa?”
“Sial, semua gara-gara cewek jelek dan bawel itu.Awas aja dia. Berani banget dia macem-macem sama kamu, Sya”, umpatnya kesal bukan main.
Kei berdiri dan berjalan menghampiri Tere yang melangkah belum jauh dari TKP sebelumya. “Tere! “ teriak Kei. Tere berbalik, “Apa lagi anak bawang?”
‘Plak!’

Pukulan keras melayang dari tangan Kei ke pipi Tere. Saat tangan Tere hampir meyentuh permukaan pipi Kei, sebuah tangan menghentikannya.
“Bramasta”, ucap Tere dan Kei hampir bersamaan.
“Udahlah, kalian jangan kayak anak kecil sepeti ini.Apa kalian nggak mikir kalau perbuatan kalian mencoreng nama baik kalian sendiri?” ujar Bramasta sok bijak.
Tanpa berkata sepatah katapun, Tere berlalu.Terbesit kilatan amarah yang kian berkobar di matanya.Bramasta menatap wajah Keisya teliti.“Panampilanmu acak adul banget.Sumpah. Kamu juga luka, di obtain ke UKS gih,…….”

Bulir-bulir bening mengalir mulus di pipiku.Aku tak kuasa lagi untuk menahan genangannya. Hatiku benar-benar terasa terguncang melihat apa yang terjadi pada Rasta dan Kei. Mereka kini tengah berdiri di hadapanku, berjarak sangat dekat. Tampak rasa cemas dari air muka Rasta. Aku berlari.Menjauh dari pemandangan yang memekakkan luka di hatiku.Aku berlari megikuti kemana pun langkah kaki terarah.
*****

“Kak Rasya, tunggu..”, Kei memanggilku yang sedari kemarin berusaha menghindrinya. “Sya, kamu marah sama aku?Apa karena aku berantem waktu itu ya? Aku minta maaf”.
Ku tatap mata bulatnya mendalam. Mata yang membuat setiap orang akan menaruh simpati padanya. “Iya aku maafin kok.Lain kali jangan kamu ulangi, inget orangtuamu nggak pernah ngajarin kamu untuk berantem kaya ayam bodoh.Apalagi ini Cuma hal sepele”.
“Maaf, Sya. Aku….” Air mata menggenang di kedua pelupuk matanya, selang beberapa detik bulir-bulir bening itu tumpah ruah. “Maafkan aku, Sya,,,”
Ku raih tubuhnya dan ku dekap ia. Aku beruaha untuk menentramkan hatinya.“Iya, kei aku maafin kamu. Dan aku juga minta maaf ya, Kei….”
Kei menarik dirinya dari tubuhku.Ia menatapku, “Maaf? Untuk apa?”
“Untuk,….segalanya, Kei. Segalanya”, jawabku mnggantung.Aku terus terhanyut dalam tatapan matanya. “Kei maafkan aku yang belum seutuhnya rela melepaskan perasaanku pada Rasta untukmu”, batnku dalam hati.
“Oke, daripada larut dalam kesedihan yang super nggak jelas gimana kalau nanti kita hang out. Makan bakso atau mi ayam?” tawar Kei padaku, sambil menyeka jalur yang membekas atas air matanya.
“Aku kenyang. Mungkin lain kali. Aku minta maaf”.
“Sayang sekali. Tapi, tak apalah”
|”Emm, kalau boleh tahu ada masalah apa, antara kamu sama Tere?”
“O, jadi gini ceritanya-..”.
*****

Matahari kian meninggi.Panasnya sungguh menyegat, serasa membakar hangat ubun-ubun kepala.Ku kayuh sepeda menuju perpustakaan umum.Dalam kondisi kalut seperti ini, ku luangkan sedikit waktu untuk sekedar mambaca buku, berharap semua masalah dapat terlupakan walau hanya sekejap.
Begitu sampai di dalam. Ribuan buku yang tertata rapi dalam rak-rak yang saling berjajar. Ku perintahkan langkah kakiku menuju kumpulan buku yang berlabel “Sastra dan Karya Fiksi”.
“Rasya!” tiba-tiba sebuah suara yang tak asing bagiku terdengar keras memanggil.
“Hei, Kei! Tumben ke sini.Sama…?” belum genap aku menyelesaikan kalimat tanyaku, sosok Rasta menyusul di belakang Kei.“Sepertinya aku sudah tahu jawaban atas pertanyaanku sendiri”. ujarku kemudian.
“Ku akui kau memang cerdas, Rasya”.
“Hei, Rasya! Udah lama banget nggak ketemu.Ngilang kemana aja kamu?”Rasta tiba-tiba datang dan menyapa ku.
“Bukankah yang selama ini sering ngilang itu kamu ya?Secara anak tenar gitu?”
“Bisa aja kamu, Sya.Kamu belum berubah ya.Masih pinter ngeles kaya dulu”.
“Oh ya?” jawabku singkat.“Aku emang nggak berubah, Rasta.Begitu juga perasaanku ke kamu. Mungkin selamanya akan tetap sama”, benakku kemudian. Jujur saja, seketika jantungku berdebar kencang, aliran darahku mengalir begitu cepat.Tubuhku gemetar.Tangan dan kakiku terasa kesemutan.
“Ehem..ehem… ada yang dikacangin di sini nih”, Kei berkomentar atas suasana yang terjdi.
“Wah, ada yang marah ni ye”, godaku.
“Oke.Kei, bisa kamu cerita gimana kamu bisa kenal dan bersahabat sama cewe bawel, cerewet, dan cengeng kayak dia?”
“Oh, gitu? Awas kamu ya”.
“Kamu ngancem ceritanya nih?” goda Rasta padaku.

Mulai detik itu, ku rasakan kembali kedekatanku dengan Rasta. Dan dapat ditebak, aku semakin sukar menghapusnya dari hatiku. Seakan ada harapan untukku. Jujur saja, aku merasa dia sangat perhatian kepadaku. Aku nyaman berada di dekatnya. Aku sering menghindari kontak mata dengannya, aku tak kuasa menatapnya lama. Tak jarang Rasta tersenyum geli dengan tingkahku yang serba salah. Namun, kami tidak hanya berdua saja dalam melewati hari. Ada Keisya. Sahabatku yang juga saingan hatiku akan Rasta.*****
‘Drrrrtt,,,ddrrrrtt,,’

Handphone ku bergetar.Ada sebuah pesan dari Rasta. Jujur, aku telah menantikannya sejak semalam. “. . . Happy Birthday, Friend. Moga tambah suskses aja dan selalu berada dalam naunagn rahmat-Nya.Amiin. O ya, Sya hari ini aku mau ngundang kamu untuk makan bareng keluarga aku.Toh, udah lama juga kita nggak makan bareng.Jangan lupa kenakan gaun ungu itu. Aku harap kau menyukainya. . . .”, sms panjang lebar dari Rasta membuatku gembira dan bingung. Gembira tas undangannya dan bingung perkara gaun ungu yang ia sebutkan dalam pesannya. Gaun apa yang ia maksudkan?
“Kei, kamu nerima titipan nggak? Kiriman pos gitu, ada nggak?” tanyaku pada Keisya yang kini tinggal seatap denganku. Kini lagi-lagi kami kuliah di tempat yang sama. Dan ujung-ujungnya, kami memutuskan untuk tinggal di rumah kos satu atap.
“Hah, ng..ng kiriman… tt .. ttittipan? Ng..ng.. ng… aku nggak tahu tuh. Emang kenapa?” jawabnya dengan air muka yang aneh seketika.
“Nggak, aku butuh banget barang itu.Ada hal penting untukku.Terimakasih”.
“Yap, aku pasti akan memberimu kabar seputar kiriman yang datang, Rasya. Itu pasti.”
“Aku percaya padamu, Kei”.
“Ngng, Rasya,…”
“Iya, Kei?”
“Selamat ulang tahunJ”
“Terimakasih, Sobat.  Kau yang terbaik”.
*****

Hatiku masih terbalut gelisah dan bersalah. Gaun pemberian Rasta tak berjejak, hilang. Aku pun tak menghadiri undangan makan malam dari keluarga Rasta. Aku tak tahu harus berkata apa pada mereka perkara gaun yang hilang itu. Aku malu. Rasta maafkan aku.
‘Bruak!!’
Sebuah kotak bersampul hitam jatuh dari lokerku. Penasaran, ku buka bungkusan kotak itu.Dan ku lihat isinya, sebuah kaset rekaman dan sebuah buku harian yang persis dengan milik Keisya. Apa maksudnya ini. Tak betah didekap penasaran, ku setel rekaman itu. Dan ternyata……
******

“Apa maksudmu melakukan ini semua, Keisya? Apa salahku padamu?” makiku pad Keisya setibanya aku di rumah. Awalnya aku tak percaya akan apa yang ku lihat dalam rekaman itu, tapi pernyataan Keisya pada buku hariannya cukup menjadi bukti.

. . . Tuhan, sungguh aku tak rela ini semua terjadi.Ternyata selama ini Kak Rasta lebih menaruh kagum pada Rasya.Bukan padaku! Tadi pagi, aku menemukan sebuah bingkisan bersampul ungu di depan pintu. Dibawa penasaran, kemudin ku buka isinya. Ternyata itu adalah kado ulang tahun dari Rasta untuk Rasya .Sungguh hati ini terbakar. Hatiku berkecamuk. Haruskah aku utamakan sahabatku atau perasaanku? Tak berselang lama, ada seorang gadis kecil melintas di hadapanku. Ku panggil ia, dan ku berikan gaun ungu itu padanya. Aku berkata padanya, bahwa ia harus memakai gaun ini jika tiba waktunya nanti. Ia tersenyum bahagia dan berlalu. Kembali aku menitihkan air mata. Rasya, maafkan aku.Sungguh aku tak kuasa menerima semua ini..  Rabu, 20 Oktober. . . .
“Rasya, aku… ak akk,..akkuuuu….”
“Sudah cukup, Kei.Aku lelah denganmu. Benar apa yang Tere katakan padaku. Kau memang tak punya hati. Kamu lebih mementingkan urusan dan kebutuhanmu sendiri.”.
“Tere? Apa yang telah ia katakan?”
“Tak penting. Yang terpenting adalah, aku telah menyadari bahwa kau adalah seorang penghianat besar. Aku kecewa padamu”.
“Aku bukan penghianat. Aku sahabatmu, Sya’.
“Sahabat? Tidak lagi untuk sekarang dan seterusnya”. Usai bicara aku lekas berlalu.
“Rasya,…”

Langkahku terhenti. Hatiku berontak untuk mencabut semua yang telah ku ucapkan. Namun, emosiku tak dapat teredam lagi. “Oh ya, Kei. Mulai siang ini aku tidak lagi seatap denganmu. Semoga kau segera tenang atas kepergianku. Dan,… terimakasih”, ucapku tanpa berbalik.
******

‘drrrrtttt…. Dddrrrtttt…’
Handphoneku bergetar untuk yang ke-sekian kalinya. Terpampang nama Keisya di layar handphoneku. Sudah hampir dua minggu aku tak menjawab sms atau menerima panggilan darinya.Hatiku masih nyeri saat mengingat semuanya. Aku juga menghindari Rasta. Jika Keisya memang benar-benar menginginkannya, akan ku relakan dia. Mungkin Rasta benar-benar bukan untukku.

Ku tatap lekat-lekat  foto yang tengah ke dekap. Bergamabar 3 remaja, satu laki-laki dan dua wanita. Mereka tersenyum riang menatap kamera.Di bawahnya tertera tulisan SAHABAT SEJATI SELAMANYA.
Air mata mengucur deras.Menusuk luka hati yang seakan terlanjur bernanah.Luka hati yang tak pernah aku inginkan.Luka hati yang telah mengorbankan sesuatu berharaga dalam duniaku, persahabatanku..

Anti Virus Ampuh Buat FlashDisk Kamu

Anti Virus Ampuh Untuk Flashdisk



Anti Virus Ampuh Untuk Flashdisk. anda pasti pernah mengalami hal ini, flashdisk anda terkena firus, mungkin komputer anda sudah bersih dari firus, tapi belum tentu komputer yang lain yang pernah anda colokin flashdisk, darisitulah virus menyebar dan masuk ke flasdisk anda, berikut saya akan share tentang antivirus untuk flashdisk. Keamanan dan “kesehatan” computer sangat mutlak diharapkan dan diperlukan oleh semua pengguna computer agar dalam beraktifitas menggunakan computer menjadi lebih nyaman dan aman. Banyak cara dan jalan yang digunakan agar computer tetap sehat dan dalam kondisi dan performa yang fit. 
Salah satunya adalah mencegah serangan dari virus-virus yang berbahaya dengan menggunakan antivirus yang selalu update tentunya. Dari sekian banyak cara penyebaran virus yang menginfeksi computer, yang paling banyak dan efisien adalah melalui media penyimpanan atau removable disk ( flashdisk ).
Flashdisk yang terinfeksi virus akan dengan mudah menginfeksi computer lain saat flashdisk dicolokkan kemudian mengakses ataupun saat membuka file diflashdisk. Dari satu computer ke computer lain flashdisk ini mengambil virus kemudian menularkannya kepada computer yang lainnya lagi.

Demi keamanan dari serangan virus melalui flas
hdisk, sangat disarankan agar sebelum mengakses flashdisk selalu dan selalu melakukan scanning terhadap flashdisk tersebut. Mengandalkan antivirus saja tidak cukup. Sebaiknyalah sahabat coba tools yang satu ini yang benar-benar free dan portable, jadi tidak membebani kinerja computer. Dan lagi tools ini juga ampuh membersihkan virus yang terdapat dalam flashdisk, karena tools ini memang dikhususkan untuk membasmi virus yang ada di flashdisk, tidak di harddisk. Beberapa contoh virus yang menyerang melalui flashdisk ini adalah autoruns.inf, auto.exe, autorun.ini, ctfmon.exe, copy.exe, Macromedia_Setup.exe, ntde1ect.com, New Folder.exe, soundmix.exe, svchost.exe, semo2X.exe, windows.scr dan lain-lain.
Tools yang hanya berukuran 746 KB ini bernama ninja pendisk. Saat dijalankan tools ini akan berjalan pada system tray dan bisa diatur agar berjalan saat startup, automatic clean dan mendisable autoplay dengan klik kanan pada icon di system tray tersebut. Cara kerjanyapun sangat mudah. jalankan tools ini kemudian colokkan flashdisk anda, maka tools ini akan segera bekerja dan membersihkan flashdisk dari virus yang dikenali.

Jika sahabat penasaran dan berniat ingin mencobanya bisa download pada link dibawah ini :
homepage download Ninja Pendisk

Rabu, 09 Mei 2012

Sejarah batik

Seni pewarnaan kain dengan teknik perintang pewarnaan menggunakan malam adalah salah satu bentuk seni kuno. Penemuan di Mesir menunjukkan bahwa teknik ini telah dikenal semenjak abad ke-4 SM, dengan diketemukannya kain pembungkus mumi yang juga dilapisi malam untuk membentuk pola. Di Asia, teknik serupa batik juga diterapkan di Tiongkok semasa Dinasti T'ang (618-907) serta di India dan Jepang semasa Periode Nara (645-794). Di Afrika, teknik seperti batik dikenal oleh Suku Yoruba di Nigeria, serta Suku Soninke dan Wolof di Senegal. Di Indonesia, batik dipercaya sudah ada semenjak zaman Majapahit, dan menjadi sangat populer akhir abad XVIII atau awal abad XIX. Batik yang dihasilkan ialah semuanya batik tulis sampai awal abad XX dan batik cap baru dikenal setelah Perang Dunia I atau sekitar tahun 1920-an.
Walaupun kata "batik" berasal dari bahasa Jawa, kehadiran batik di Jawa sendiri tidaklah tercatat. G.P. Rouffaer berpendapat bahwa tehnik batik ini kemungkinan diperkenalkan dari India atau Srilangka pada abad ke-6 atau ke-7. Di sisi lain, J.L.A. Brandes (arkeolog Belanda) dan F.A. Sutjipto (arkeolog Indonesia) percaya bahwa tradisi batik adalah asli dari daerah seperti Toraja, Flores, Halmahera, dan Papua. Perlu dicatat bahwa wilayah tersebut bukanlah area yang dipengaruhi oleh Hinduisme tetapi diketahui memiliki tradisi kuna membuat batik.
G.P. Rouffaer juga melaporkan bahwa pola gringsing sudah dikenal sejak abad ke-12 di Kediri, Jawa Timur. Dia menyimpulkan bahwa pola seperti ini hanya bisa dibentuk dengan menggunakan alat canting, sehingga ia berpendapat bahwa canting ditemukan di Jawa pada masa sekitar itu. Detil ukiran kain yang menyerupai pola batik dikenakan oleh Prajnaparamita, arca dewi kebijaksanaan buddhis dari Jawa Timur abad ke-13. Detil pakaian menampilkan pola sulur tumbuhan dan kembang-kembang rumit yang mirip dengan pola batik tradisional Jawa yang dapat ditemukan kini. Hal ini menunjukkan bahwa membuat pola batik yang rumit yang hanya dapat dibuat dengan canting telah dikenal di Jawa sejak abad ke-13 atau bahkan lebih awal.
Legenda dalam literatur Melayu abad ke-17, Sulalatus Salatin menceritakan Laksamana Hang Nadim yang diperintahkan oleh Sultan Mahmud untuk berlayar ke India agar mendapatkan 140 lembar kain serasah dengan pola 40 jenis bunga pada setiap lembarnya. Karena tidak mampu memenuhi perintah itu, dia membuat sendiri kain-kain itu. Namun sayangnya kapalnya karam dalam perjalanan pulang dan hanya mampu membawa empat lembar sehingga membuat sang Sultan kecewa. Oleh beberapa penafsir,who? serasah itu ditafsirkan sebagai batik.
Dalam literatur Eropa, teknik batik ini pertama kali diceritakan dalam buku History of Java (London, 1817) tulisan Sir Thomas Stamford Raffles. Ia pernah menjadi Gubernur Inggris di Jawa semasa Napoleon menduduki Belanda. Pada 1873 seorang saudagar Belanda Van Rijekevorsel memberikan selembar batik yang diperolehnya saat berkunjung ke Indonesia ke Museum Etnik di Rotterdam dan pada awal abad ke-19 itulah batik mulai mencapai masa keemasannya. Sewaktu dipamerkan di Exposition Universelle di Paris pada tahun 1900, batik Indonesia memukau publik dan seniman.
Semenjak industrialisasi dan globalisasi, yang memperkenalkan teknik otomatisasi, batik jenis baru muncul, dikenal sebagai batik cap dan batik cetak, sementara batik tradisional yang diproduksi dengan teknik tulisan tangan menggunakan canting dan malam disebut batik tulis. Pada saat yang sama imigran dari Indonesia ke Persekutuan Malaya juga membawa batik bersama mereka.

Kepopuleran Batik !!!

Pada 2 Oktober 2009 lalu, Batik Indonesia diakui oleh UNESCO sebagai warisan dunia bukan benda (Intangible Cultural Heritage/ ICH). Jadi Batik sudah menjadi Identitas Resmi dari Indonesia. Pada tanggal itupun semua orang dianjurkan pakai Batik. Iseng iseng cari kata Batik di INTERNET ternyata hampir semua bentuk apapun sudah di Batik-in :)
Di FaceBook ketemu orang jualan Pakaian Dalam (Bra & Celana Dalam) Batik, ada foto Sarung Tinju Batik, Peta Dari Batik dll.
Sepatu Merek Internasional Ternama Adidas saja sudah lama mengeluarkan Sepatu Motif Batik, Jaket Batik dan topi Batik dalam “Materials of the World project” yang mau berinovasi mengambil Tema Batik Dari Indonesia ke dalam Produk Mereka.


Hampir semua Industri bisa di Batik-in ada beberapa di bawah
PAKAIAN : Blus Batik, Daster Batik, Gamis Batik, Hem Batik, Kain Sarung Batik, Kain Selendang Batik, Kemeja Batik, Koko Batik, Rok Batik, Sackdress Batik, Setelan Batik, Taplak Meja Batik, Seragam Batik sumber bisa lihat di www.PasarBatik.com.

KERAJINAN: Tempat Buah , Asbak Batik, Kotak Tissu Batik, Gantungan Baju Batik, Gantungan Kunci Batik, Gelang Batik, Gitar Batik, Piring Batik, Softcase Laptop Batik, Tempat Kartu Nama Batik, Tempat Permata Batik, tempat Surat Batik, Tempat HP Batik, Tatakan Gelas Batik, Yoyo Batik, Nampan Batik dll sumber bisa lihat di www.RumahBatik.com

FURNITURE/MEUBEL : Meja Rias/Tamu Batik, Ranjang Batik, Catur Batik, sumber bisa lihat di www.RumahBatik.com

MAKANAN : Cokelat atau Coklat Batik bisa lihat di www.CoklatMentari.com

Harusnya kita tambah cinta dengan Batik indonesia, hampir semua Industri sudah ada inovasinya dengan Batik, Ada lagi yang anda tau?

Selasa, 08 Mei 2012

Resep Ampuh Sembuhkan Patah Hati

Akui sajalah kalo hubungan ini sudah gagal.

Karena dengan ikhlas menerima kegagalan, dengan otomatis kita bisa mulai membuka lembaran baru lagi. Coba deh, sok-sokan nggak nerima kenyataan. Pastinya malah mendatangkan banyak masalah. Kalo udah nggak bisa pindah ke lain hati, hendaknya jangan buru-buru minta balik juga. Cooling down dulu, berteman lagi, terus baru ajukan remedial cinta lagi. Halah! Kalo gagal lagi? Ya, akui aja kalo kita emang nggak bisa jadian. Titik. maksa banget sich jadi mahluk.!!!

Namanya juga manusia, nggak luput dari kesalahan dan kekhilafan.

Baik kamu maupun cewek kamu punya peluang yang sama untuk menghancurkan hubungan. Jadi jangan salahkan siapa-siapa. Jangan juga jadi pihak yang menyalahkan diri sendiri. Karena daripada menyalahkan diri sendiri, lebih baik menjadi orang yang benar . Semua karena kalian berdua. Bisa nyambung atau malah putus, pastinya karena kalian berdua juga.

Marahlah kalo perlu marah, memakilah kalo perlu memaki, nangislah kalo perlu menangis.

Cuma jangan ngamuk terus jangan nyuri harta orang lain, Karena nggak ada hubungan antara patah hati dengan jadi maling. Kata orang, menangis adalah salah satu cara untuk melepaskan rasa sakit. Jadi, silakan aja. Asal tau batasnya.  Kalo cewek (khusus wanita), nangis berhari-hari gara-gara putus cinta, kayaknya masih enak dilhiat dan mungkin mengundang simpati. Tapi kalo cowok, baiknya nangis liat-liat waktu dan tempat. Soalnya bakal mengundang emosi orang yang ngeliat, pastinya....

Pilihlah tempat menangis yang tepat seperti di dalam bioskop yang memutar film romantic, bukan film-film yang isinya orang silat-silatan semua. Atau bisa juga di stadion sepakbola ketika salah satu tim ada yang kalah. Tinggal pilih aja tribun yang bener jangan sampe duduk di tribun pendukung tim yang menang.(saran yang kedua mending pikir dulu dech, mao nangis ajah repot banget nyari tempat) Intinya, udahlah sedihnya sehari aja. Nggak perlu jadi drama cengeng!

Coba kumpulkan kata-kata bijak seperti di bawah ini: I will survive, I'm over her, Been there, done that, sampai Cinta tak selamanya harus memiliki.

Pokoknya cari perkataan yang bisa bikin kita kuat dan tegak berdiri lagi.(apa yang berdiri nich, kata-katanya bikin ngeres). Kata-kata yang menginspirasi bisa jadi penyambung hidup di kala semangat sudah mulai padam. Ibaratnya, kalimat itu tercipta emang untuk memberi harapan di situasi yang hopeless ini. Sehingga pas temen kita patah hati, kita bisa dengan bijak memberi saran. Kita pernah survive dari “badai” asmara (walah bahasanya!) dan sekarang udah bisa memulai lembaran baru lagi. Siap, nyari pacar lagi....(ST 12 yang bilank)

Alihkan rasa sakit itu.

Tapi jangan mentang-mentang yang sakit hati, jadi malah nekat nyakitin bagian tubuh yang lain. Itu sih gila. Mending alihkan seperti kunjungi temen lama kita yang udah lama nggak ketemu, atau nongkrong sama tim gokil di sekolah kita., eh... bay the way mungkin indonesia juga butuh menteri cinta buat para penduduk muda indonesia. lanjut, Beli aja DVD sebanyak-banyaknya. Nonton mulai dari genre horor, action, sampe dokumenter kehidupan satwa liar di Afrika. Tentunya hindari drama romantis. dan juga tipe drama balas dendam, ntar malah bisa memancing setan biar kamu nyakitin mantan kamu, .Main game? Cocok juga. Terutama game yang bisa bikin emosi kita naik dan pada akhirnya lepas lewat makian-makian yang nggak jelas.

Ringankan beban di dada dengan bercerita kepada orang.

Bagusnya sih kita punya sahabat atau sodara dekat yang bisa dipercaya untuk cerita-cerita kayak gini.(dibuka jasa curhat) Jangan sekali-kali cerita sama cicak di dinding, (kenapa) karena dia akan diam-diam merayap. Begitu datang seekor nyamuk, hap! Lalu ditangkap (mulai ngawur lagi). Perasaan kita pasti akan rada enakan begitu semua keluar dari dada. Dan lebih enak lagi kalo ada orang di sana yang ngasih dukungan atau sekadar mendengarkan sambil ngupil.(asal ngga sambil B.A.B ajah) Sekali lagi, (saya sebagai presiden cinta indonesia menyatakan bahwa) kita hanya harus cukup hati-hati dalam memilih teman curhat masalah patah hati ini.

Jangan sampe malah jadi bumerang kayak rahasia kita jadi terbongkar atau malah ada fitnah yang lebih kejam daripada nenek sihir atau nenek lampir bahkan ibu tiri. (xixixixix)

(satu lagi yang ngga kalah penting dan harus di perhatiakn baik-baik) Hindari curhat dengan tukang kebun atau baby sitter pacar.(manknya kenapa) Bukan apa-apa. Apa urusannya dia coba.? (bener juga yaaa)

Musik keras, distorsi, lirik-lirik galak dan tajam lumayan bisa membantu menyembuhkan rasa sakit hati.

Pasang keras-keras lewat earphone (ingat kalo nggak ada earphone, jangan dipaksain denger musik keras. Ganggu orang lain), ikuti lirik penuh kemarahan dengan gaya lipsync, pikirkan seolah-olah kita ada di dalam konser atau jadi model video klipnya.(tapi kalau klip x ada adegan bunuh diri jangan ikut-ikutan yaaa) kenapa, (aq ngga mao ikut campur kalau udah gitu)

Trik ini diakui manjur di kalangan orang yang hobi patah hati. Kata mereka, setelah dua jam melakukan hal ini di kamar, efeknya adalah: hati jadi bebal, fisik lumayan lelah, dan kuping sedikit budeg. Warning: selesaikan dulu semua pekerjaan rumah sebelum melakukan hal ini. Jangan sampe orang tua mengira kamu mampus di dalam kamar hanya karena pengen nyuruh buang sampah tapi ngga ada jawaban.

Kota di malam hari pastinya sepi.

Siapkan motor atau mobil. Berkendaraanlah sampe capek.(jangan lupa sabuk pengaman dan helm standar yaaa) Kalo naik mobil ya masuk jalan tol. Kalo naik motor ya pilih jalur yang panjang dan mulus. Soalnya nggak lucu kalo milih jalan berlubang-lubang. Bikin tambah emosi. Sepanjang jalan panjang itu, pelan-pelan lepasin emosi dengan latihan pernafasan. Pikirkan juga apa yang kita udah perbuat sampe bisa putus atau diputusin. Begitu udah terkumpul konsentrasinya, niscaya kita bisa pulang dengan pikiran yang lega. Seperti tau harus ngapain besoknya.(tambahan lagi),baiknya harus tau jalan pulang ya. Kalo nyasar kan nggak lucu!

Makan, makan dan makan.

Ngapain juga takut gendut? Kan bisa dihajar sama olahraga lagi. Begitu patah hati, segera pilih resto atau makanan yang pengen banget kita gentayangin selama ini. Lalu sikat apa yang kita suka. Rasa kehilangan sesuatu mungkin bisa dibayar dengan makan sesuatu yang enak. Mungkin kegiatan mengunyah bisa melampiaskan perasaan kecewa berat tadi. Inget-inget deh acara wisata kuliner di TV, datengin tempatnya.(Jangan lupa bayar) Putus cinta bukan berarti bisa kurang ajar.(ntar kena hajar), kalau kabur bisa di kejar orang sepasar.... ngawur.!!!

Cari pacar lagi...

Begitu putus, lampiaskan dengan ngajak kenalan cewek yang cantik ato cowok ganteng (kayak saya). Bisa di dunia nyata atau di dunia maya alas internet. Yang pasti, wajah cantik adalah pengalihan perhatian terbaik. Mau dia jutek atau malah menghindar, yang penting bisa kenalan.(prinsipnya pantang menyerah) Itu udah bisa jadi sebuah prestasi di situasi yang down ini. Biar deh dia ngomel-ngomel karena merasa keganggu karena keberadaan kita. Prinsip kita: "Maju Perut Pantat Mundur..!". Syukur-syukur bisa jadi temen curhat, walaupun kita udah yakin nggak mungkin jadi pacarnya. Yakinlah bahwa persahabatan lebih berarti daripada pacaran. Apalagi kalo sahabat kita itu cakep. mungkin bisa kita lanjutin ke sahabat jadi cinta (zigas Banget..!)